BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kasatlantas Polres Kotawaringin Barat, AKP Asdini Pratama Putra menilai bersepeda menuju sekolah dapat meminimalisir kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang menimpa kalangan pelajar. Sepanjang 2015 ada 23 kejadian Lakalantas yang melibatkan pelajar.

"Mengijinkan anak-anak mengendari sepeda motor ke sekolah berisiko tinggi," ucap Kasatlantas Polres Kobar AKP Asdini Pratama Putra, di Pangkalan Bun, Jumat (23/12/2016).

Dari data yang ada, sebut Kasat, Lakalantas yang melibatkan pelajar sebagian besar masih di bawah umur tanpa memiliki surat izin mengemudi, namun tetap nekat mengendarai kendaraan bermotor. "Demi keselamatan, bersepeda ke sekolah masih menjadi pilihan terbaik, selain murah juga menyehatkan."

Asdini berharap, jalur khusus untuk pesepeda disediakan, sehingga lebih aman. Ia menjanjikan segera berkoordinasi dengan Dishub Kobar dan pihak Pemkab Kobar agar bisa memberikan solusi bagi jalur pengendara sepeda maupun pejalan kaki di tempat-tempat tertentu.

Seorang warga, Rudi Hartono meminta pemerintah setempat menyediakan bis sekolah atau mengarahkan angkutan umum untuk siswa yang tinggalnya jauh dari sekolah. Ia berharap pemerintah juga fokus mengoperasikan dua moda transportasi itu di jalur yang banyak dilalui pelajar.

"Kalau siswa yang tinggal di Pangkalan Lima kan tidak mungkin bersepeda menuju sekolah yang ada di Pangkalan Bun," ungkapnya. (FAHRUDDIN FITRIYA/N).