BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin memaparkan target indikator makro pembangunan yang ambisius namun terukur untuk dicapai hingga tahun 2027.
Dia menyatakan bahwa fokus utama pemerintah saat ini adalah melakukan akselerasi perekonomian yang terintegrasi dengan pembangunan infrastruktur untuk memastikan kesejahteraan warga di Kota Cantik meningkat secara signifikan.
Wali Kota menargetkan laju pertumbuhan ekonomi mampu menyentuh angka 7,20 persen pada tahun 2027.
Angka ini diproyeksikan melalui optimalisasi berbagai sektor unggulan serta daya dukung infrastruktur yang kuat sebagai stimulus masuknya investasi.
"Pertumbuhan ekonomi 7,20 persen adalah komitmen kita untuk mempercepat pembangunan daerah yang berdampak langsung pada penguatan struktur ekonomi masyarakat," katanya, Minggu, 15 Maret 2026.
Sejalan dengan pertumbuhan tersebut, indikator kesejahteraan warga juga diprediksi akan meningkat pesat dengan target Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita mencapai Rp108.281.000.
Angka ini menunjukkan proyeksi rata-rata produktivitas dan pendapatan masyarakat yang lebih tinggi.
Fairid menegaskan bahwa peningkatan pendapatan per kapita ini merupakan hasil dari ekosistem usaha yang semakin sehat dan distribusi akses ekonomi yang lebih merata.
Selain peningkatan pendapatan, Pemerintah Kota juga menaruh perhatian serius pada ketersediaan lapangan kerja dengan target menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) hingga ke angka 4,56 persen.
Strategi yang diambil adalah dengan meningkatkan kualitas SDM lokal agar mampu terserap dalam berbagai proyek pembangunan infrastruktur dan industri jasa.
"Kita ingin pertumbuhan ekonomi ini inklusif, artinya lapangan kerja harus tersedia bagi anak-anak muda kita agar angka pengangguran tetap terkendali," tambahnya.
Hal yang paling menonjol dalam target makro ini adalah upaya menjaga Indeks Gini di angka 0,290.
Angka ini menunjukkan tingkat ketimpangan pendapatan yang sangat rendah, yang berarti distribusi kekayaan di Palangka Raya berjalan dengan sangat baik.
"Target Indeks Gini 0,290 adalah janji keadilan ekonomi. Kami ingin memastikan tidak ada celah lebar antara kelompok masyarakat, sehingga hasil pembangunan benar-benar dirasakan oleh semua lapisan," jelasnya.
Dia mengajak seluruh elemen perangkat daerah dan masyarakat untuk bersinergi dalam mewujudkan angka-angka strategis tersebut. (HENDRI/y)
Wali Kota Palangka Raya Paparkan Target Makro untuk 2027
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Wali Kota Palangka Raya Jamin Keterbukaan Informasi Publik
Wali Kota Palangka Raya Ajak Seluruh Pengemudi Ojek Online Ikuti Salat Istisqa Memohon Hujan
Wali Kota Palangka Raya Pantau Titik Api di Lingkar Luar Mahir Mahar
RP3KP 2026-2045 Jadi Acuan Pembangunan Perumahan dan Permukiman Palangka Raya
Perubahan APBD 2026 Defisit Rp53,2 Miliar, Ditutup dari SiLPA 2025
Wali Kota Palangka Raya Ingin Pelayanan di Dukcapil Beralih ke Digital
Komentar (0)
Memuat komentar…







