BORNEONEWS, Palangka Raya – Sejumlah masyarakat di Palangka Raya mengaku kini lebih memilih berbelanja pakaian secara online dibandingkan datang langsung ke pasar. Hal ini dipicu oleh perbedaan harga yang dinilai cukup jauh, sehingga belanja daring dianggap lebih hemat.
Salah seorang warga Palangka Raya, Siti (32), mengatakan belanja melalui toko online seringkali menawarkan harga yang lebih murah dibandingkan dengan harga pakaian di pasar tradisional.
Menurutnya, selain harga yang lebih terjangkau, belanja online juga memberikan kemudahan karena bisa dilakukan kapan saja tanpa harus datang langsung ke pasar.
“Kadang harga pakaian di pasar hampir sama seperti di mall, bahkan ada yang lebih mahal. Sementara di online banyak pilihan dengan harga yang lebih murah,” ujarnya, Minggu, 15 Maret 2026.
Keluhan serupa juga disampaikan warga lainnya, Andi (28), yang menilai beberapa pedagang di pasar terkadang menetapkan harga yang tidak sesuai dengan kualitas barang yang dijual.
Ia berharap para pedagang dapat menetapkan harga yang lebih wajar agar masyarakat tetap tertarik berbelanja di pasar tradisional.
“Pedagang harus menjaga kepercayaan konsumen dengan memberikan harga yang wajar dan sesuai kualitas barang. Jika harga terlalu tinggi, masyarakat tentu akan beralih ke belanja online,” katanya.
Meski demikian, sebagian masyarakat masih berharap pasar tradisional tetap menjadi pilihan utama untuk berbelanja, asalkan pedagang mampu menjaga kualitas barang, memberikan harga yang bersaing, serta pelayanan yang baik kepada pembeli.
"Aku sih masih ya belanja pakaian di pasar, dengan melihat kualitas pakaian yang sesuai selera. Kalau ada promo atau cuci gudang langsung ke pasar" tutur Yani (25 tahun). (MARINI/H)









