BORNEONEWS, Palangka Raya - Tim gabungan Buru Sergap (Buser) Polres Palangka Raya dan Polsek Pahandut masih bekerja keras memburu sisa pelaku kejahatan pecah kaca mobil. Diduga, pelaku yang kini menjadi daftar pencarian orang (DPO) berinisial AR sudah keluar dari Kota Palangka Raya.

“Untuk yang DPO berinisial AR, itu masih kita lakukan pengejaran. Ada dugaan sudah keluar dari Palangka Raya,” ucap Kapolres Palangka Raya, AKBP Lili Warli kepada Borneonews, Jumat (23/12/2016).

Tim gabungan meringkus satu pelaku pecah kaca mobil, MF (37) di Jalan G Obos XII, Gang Biduri, Kamis (22/12/2016) subuh. Proses penangkapan tersebut diwarnai rencana aksi MF melarikan diri. Karena itu, polisi memberikan hadiah timah panas yang kemudian bersarang dua peluru di kaki kirinya.

MF mengaku beraksi dengan AR hanya di empat kejadian perkata, sejak mereka tinggal di Palangka Raya dalam dua pekan. Yakni, Jalan Seth Adji, A Yani, RT A Milono dan G Obos. Artinya, masih ada beberapa TKP yang belum diketahui siapa pelakunya.

“Memang pengakuan MF baru empat TKP. Ini masih kita kembangkan. Apakah ada pelaku lainnya lagi, kita tunggu nanti jika AR sudah tertangkap. Doakan saja,” tutur Kapolres.

Dari catatan Borneonews, selama delapan hari sejak Sabtu (28/12/2016), sudah ada tujuh kejadian pecah kaca mobil. Pertama, di depan rumah makan Cianjur, Jalan Diponegoro, Sabtu (28/11/2016) sekitar pukul 16.00 WIB.

Kedua, di depan warung makan Tenda Biru, Jalan Setd Adji, Jumat (2/12/2016) sekitar pukul 17.45 WIB. Ketiga, terjadi di dekat Toko Gemilang, Jalan RT A Milono, Minggu (4/12/2016) sekitar pukul 09.30 WIB.

Keempat juga terjadi Minggu (4/12/2016) di Jalan dr Murjani, Palangka Raya. Kelima, di Jalan RA Kartini atau depan kantor Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Selasa (6/12/2016), sekitar pukul 11.30 WIB.

Sekitar pukul 14.00 WIB kemudian, kembali terjadi di dekat Batang Garing, Jalan Jenderal Soedirman. Selanjutnya, sekitar pukul 20.00 WIB, terjadi tidak jauh dari BCA, Jalan A Yani. (BUDI YULIANTO/N).