BORNEONEWS, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Sugianto Sabran optimistis Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kalteng 2016-2021, yang merupakan pengejawantahan visi-misinya bersama Wakil Gubernur Kalteng, Habib H. Said Ismail, akan mencapai target indikator yang diraih.

Menurut Sugianto, indikator kinerja sangat perlu untuk mengontrol sejauh mana hasil kerja jajarannya. Penekanan ini disampaikan Sugianto kala menyampaikan garis besar pengantar dan uraian singkat dari draf RPJMD yang ia buat bersama tim Pemprov lainnya di hadapan sidang paripurna DPRD Kalteng, Kamis (22/12/2016).

Salah satu yang cukup menentukan dalam target indikator kinerja menurut dia adalah kualitas kepemimpinan (leadership) daerah. “Termasuk kepemimpinan tingkat kabupaten/kota. Kami optimistis akan mampu mencapai target indikator yang tertuang dalam naskah Raperda RPJMD ini dengan catatan kita semua harus bekerja keras dan komitmen tinggi dan konsisten mencapai target,” tandasnya.

Sehingga dengan demikian, tidaklah hanya bergantung kepada pemerintah provinsi saja pasalnya Pemprov bertindak ibarat dirijen untuk bersama mengarahkan visi pembangunan di daerah-daerah agar seirama. Sugianto pun tegas, gubernur adalah representasi pemerintah pusat yang ada di daerah.

Lanjut Sugianto, indikator capaian akan diterjemahkan ke dalam sasaran yang akan dicapai dari tahun ke tahun selama 5 tahun memimpin. Beberapapoin gambaran umum yang akan dicapai selama lima tahun kesepan disampaikan Sugianto kepada pihak DPRD sebelum akhirnya dilakukan pengkajian dan pembahasan lebih lanjut oleh DPRD.

“Untuk mengetahui keberhasilan pencapaian visi misi Pemprov inilah perlu ditetapkan indikator kinerja daerah, khususnya dalam memenuhi kinerja pada  aspek kesejahteraan masyarakat, pelayanan umum dan lain lain. Saya mohon dukungan DPRD dan masyarakat Kalteng serta kepala SKPD provinsi untuk bersama-sama mengawal kepentingan rakyat untuk Kalteng Berkah,” sebutnya. 

Sementara itu, dengan telah diajukannya draf RPJMD untuk dibahas dan ditetapkan, berarti sampai hari ini sudah ada dua dari tiga Raperda yang masuk jadwal DPRD dan tersisa satu buah Raperda yaitu tentang APBD 2017. (M. MUCHLAS ROZIKIN/N).