PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Ketua DPRD Palangka Raya, Subandi, menyoroti target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam APBD Kota Palangka Raya 2026 yang dinilai harus dicapai melalui optimalisasi sumber-sumber pendapatan daerah.

Ia menyebut, target PAD menjadi faktor penting untuk menjaga keberlanjutan program prioritas pemerintah kota di tengah penyesuaian anggaran daerah.

Menurut Subandi, pada APBD 2025 total anggaran daerah ditetapkan sekitar Rp1,4 triliun, dengan realisasi PAD mencapai Rp339 miliar. Capaian itu menjadi bahan evaluasi sekaligus pijakan dalam penyusunan target pendapatan tahun berikutnya.

“Pada APBD 2025, total anggaran kita sekitar Rp1,4 triliun dengan PAD yang tercapai sebesar Rp339 miliar. Ini menjadi evaluasi sekaligus pijakan untuk meningkatkan kinerja pendapatan daerah ke depan,” ujar Subandi, Senin, 16 Maret 2026.

Ia menjelaskan, pada APBD 2026 total anggaran daerah disesuaikan menjadi sekitar Rp1,2 triliun. Meski anggaran menurun, target PAD justru dinaikkan menjadi Rp359 miliar.

Karena itu, Subandi mendorong Pemkot Palangka Raya agar lebih serius menggali potensi pendapatan, mulai dari sektor pajak, retribusi, hingga potensi ekonomi lokal lainnya.

“Kami berharap pemerintah kota dapat terus menggali potensi PAD secara maksimal, sehingga target yang telah ditetapkan dapat tercapai dan program prioritas daerah tetap berjalan,” katanya.

Ia menegaskan, DPRD akan terus mengawasi pengelolaan keuangan daerah agar tetap efektif, transparan, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (MARINI/j)