BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Sejumlah harga barang pokok dan barang penting di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, mengalami fluktuasi per Senin, 16 Maret 2026. Kenaikan paling mencolok terjadi pada komoditas cabai, sementara harga emas justru tercatat menurun.
Berdasarkan pemantauan di Pasar Cempaka Planggan Sari, Pasar Indra Sari, dan sejumlah pertokoan, harga cabai merah keriting mengalami lonjakan tertinggi. Komoditas ini naik menjadi Rp100 ribu per kilogram atau sebesar 66,67 persen dibanding pemantauan sebelumnya pada 12 Maret 2026.
Kenaikan juga terjadi pada cabai merah besar yang naik menjadi Rp70 ribu per kilogram atau 16,67 persen. Selanjutnya, cabai rawit hijau dan cabai rawit merah sama-sama menembus Rp120 ribu per kilogram. Cabai rawit hijau naik 20 persen, sedangkan cabai rawit merah naik 33,33 persen.
Selain cabai, tomat buah juga mengalami kenaikan harga menjadi Rp25 ribu per kilogram atau naik 38,89 persen. Daging ayam ras atau boiler naik menjadi Rp48 ribu per kilogram atau 11,63 persen. Sementara itu, pupuk urea juga tercatat naik menjadi Rp12 ribu per kilogram atau 20 persen.
Di sisi lain, harga emas di Kotawaringin Barat mengalami penurunan. Emas 24 karat turun menjadi Rp2.650.000 per gram atau 8,62 persen. Emas 17 karat turun menjadi Rp1.900.000 per gram atau 9,52 persen, sedangkan emas 9 karat turun menjadi Rp1.000.000 per gram atau 16,67 persen.
Untuk komoditas lainnya, harga terpantau relatif stabil. Beberapa di antaranya meliputi beras, bawang, kacang-kacangan, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, daging sapi, telur, ikan, gas elpiji, hingga bahan bangunan.
Pemantauan ini menunjukkan tekanan harga masih terjadi pada sejumlah komoditas hortikultura, khususnya cabai, yang kerap mengalami fluktuasi dipengaruhi pasokan dan distribusi.
Untuk mengetahui perkembangan harga lengkap, berikut link tabel harga komoditas di Kobar:
Daftar harga komoditas di Kobar per 16 Maret 2026
Daftar harga komoditas di Kobar per 16 Maret 2026
(MUHAMMAD AGUSTA WIJAYA/J)









