SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Anggota Komisi V DPR RI Muhammad Syauqie melakukan peninjauan posko angkutan mudik di Terminal Patih Rumbih, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Senin, 16 Maret 2026.

"Tentunya kami memastikan adanya posko-posko atau rest area yang disediakan oleh mitra kerja kami. Semua itu sudah disiapkan sesuai arahan dari masing-masing kementerian dan lembaga," kata Syauqie, Senin, 16 Maret 2026.

Ia berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga keselamatan selama perjalanan mudik, sehingga angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan semaksimal mungkin.

"Dan mudah-mudahan kita sekali lagi berdoa zero accident kita dapatkan, penurunan kecelakaan kita turunkan sedrastis mungkin. Ini doa kita bersama," ujarnya.

Selain itu, ia juga mengajak insan pers untuk turut berperan menyampaikan informasi yang konstruktif kepada masyarakat terkait pelaksanaan arus mudik.

“Teman-teman media juga kami harapkan bisa membantu menyampaikan informasi yang positif. Jika ada kekurangan dalam pelayanan, silakan disampaikan dengan baik agar bisa menjadi bahan perbaikan,” tambahnya.

Dalam kunjungan tersebut, Syauqie juga sempat berbincang dengan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kotim Raihansyah terkait Terminal Patih Rumbih yang hingga kini masih berstatus sebagai aset milik pemerintah kabupaten. Di acara itu juga tampak anggota DPRD Kalteng Abdul Hafid dan anggota DPRD Kotim Dadang Siswanto.

Terminal tersebut melayani berbagai rute angkutan darat, khususnya bus transit dari sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah seperti Palangka Raya, Lamandau, Sukamara, hingga Pangkalan Bun.

Sementara itu, Raihansyah menjelaskan bahwa pemerintah daerah saat ini tengah mengupayakan pemindahan lokasi terminal karena posisinya berada di dalam kawasan kota.

Pemkab Kotim sedang menyiapkan lahan di kawasan lingkar utara sebagai lokasi baru Terminal Patih Rumbih. Selain pemindahan lokasi, terminal tersebut juga direncanakan akan ditingkatkan statusnya menjadi Terminal Tipe B. (DEWI PATMALASARI/j)