SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Polres Kotawaringin Timur menjadikan Pelabuhan Sampit sebagai salah satu titik fokus pengamanan untuk memastikan arus mudik Lebaran 2026 berjalan aman, tertib, dan lancar.

Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain mengatakan, langkah itu merupakan bagian dari program kepolisian dalam kalender kamtibmas menghadapi musim mudik Lebaran.

“Ini merupakan bagian dari program kepolisian berkaitan dengan Kalender Kamtibmas, yaitu Mudik Lebaran,” kata Resky di Sampit, Senin, 16 Maret 2026.

Ia menyebutkan, pengawasan dilakukan secara langsung di lapangan, termasuk memeriksa kondisi di dalam kapal sebelum keberangkatan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses embarkasi penumpang berjalan tertib di tengah lonjakan jumlah pemudik.

Menurut Resky, sehari sebelumnya terdapat tiga kapal yang masing-masing mengangkut lebih dari 700 penumpang. Kondisi itu membuat pengamanan di kawasan pelabuhan diperkuat.

“Kami melakukan peninjauan untuk memastikan kegiatan mudik berjalan tertib. Apalagi kemarin terhitung ada tiga kapal dengan rata-rata penumpang di atas 700 orang per kapal,” ujarnya.

Polres Kotim juga bersinergi dengan KSOP dan operator kapal guna memastikan proses naik kapal berjalan aman dan teratur.

“Kita pantau dari tadi bahwa kegiatan masyarakat tadi malam di sekitar pelabuhan terpantau aman terkendali dan hari ini masyarakat masuk ke kapal dengan teratur,” katanya.

Untuk mendukung pengamanan mudik, Polres Kotim menurunkan 250 personel. Khusus di Pelabuhan Sampit, jumlah personel ditambah dari 20 menjadi 25 orang karena tingginya aktivitas masyarakat.

“Untuk khusus di pelabuhan, kami kemarin malam melakukan penebalan karena ada peningkatan intensitas. Dari yang tadinya 20 personel di pos pengamanan, kami tingkatkan menjadi 25 personel khusus di area pelabuhan,” demikian Resky.