BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Pemerintah Kabupaten Kapuas mendukung penyaluran bantuan sosial Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kepada keluarga penerima manfaat di daerah setempat.
Bupati Kapuas Wiyatno mengatakan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat perlindungan sosial bagi warga yang membutuhkan.
“Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat perlindungan sosial bagi warga yang membutuhkan,” kata Wiyatno di Kuala Kapuas, Senin, 16 Maret 2026.
Menurutnya, Kartu Huma Betang Sejahtera merupakan program Pemprov Kalteng yang bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar serta meningkatkan kesejahteraan warga.
Selain mendukung penyaluran KHBS, Pemkab Kapuas juga menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan pokok warga.
Wiyatno menegaskan pentingnya ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan sosial. Ia berharap bantuan yang diberikan benar-benar diterima masyarakat yang berhak.
“Semoga bantuan ini benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak. Ke depan, pendataan masyarakat yang kurang mampu harus semakin diperhatikan agar penyaluran bantuan dapat tepat sasaran dan benar-benar dirasakan oleh mereka yang membutuhkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, penyaluran bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam upaya meningkatkan kesejahteraan warga.
Jumlah penerima manfaat Kartu Huma Betang Sejahtera di Kabupaten Kapuas tercatat mencapai 24.534 orang.
Program KHBS merupakan program Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo yang diberikan kepada keluarga penerima manfaat di 13 kabupaten dan satu kota di Kalteng.
Pada tahap awal, bantuan KHBS disalurkan dalam bentuk bantuan pangan dan bantuan tunai. Paket bantuan pangan senilai Rp150 ribu terdiri dari beras premium 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, dan gula putih 1 kilogram. Selain itu, penerima manfaat juga mendapat bantuan tunai sebesar Rp250 ribu. Penyaluran bantuan dilakukan melalui Bulog dan Bank Kalteng.









