PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat memperketat pengawasan di Bandara Iskandar Pangkalan Bun untuk memastikan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 berjalan aman dan lancar.

Bupati Kotawaringin Barat, Nurhidayah, mengatakan penguatan pengawasan dilakukan bersama lintas instansi, mulai dari otoritas bandara, aparat keamanan, hingga unsur teknis terkait.

“Langkah ini kami lakukan berkoordinasi dengan lintas instansi yang melibatkan otoritas bandara, aparat keamanan, serta unsur terkait lainnya,” kata Nurhidayah di Pangkalan Bun, Senin, 16 Maret 2026.

Menurut dia, langkah tersebut diperlukan karena mobilitas masyarakat meningkat signifikan menjelang Idulfitri maupun setelah Lebaran. Pengawasan diperketat dari sisi keamanan, pelayanan penumpang, hingga pengaturan arus kedatangan dan keberangkatan.

“Pada momen mudik Lebaran, mobilitas masyarakat meningkat cukup signifikan. Karena itu kami bersama pihak terkait memperketat pengawasan di bandara, baik dari sisi keamanan, pelayanan penumpang, maupun pengaturan arus kedatangan dan keberangkatan,” ujarnya.

Pengawasan dilakukan dengan meningkatkan koordinasi antara petugas bandara, kepolisian, TNI, dan instansi teknis lainnya. Personel juga diperkuat di sejumlah titik strategis agar pemeriksaan penumpang dan barang berjalan optimal.

Sementara itu, Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara Iskandar Pangkalan Bun, Asri Alie, menyebut jumlah penumpang saat ini telah mencapai ribuan orang per hari. Bahkan, lonjakan penumpang sudah terjadi sejak sepekan terakhir.

Menurut Asri, sebelum puncak arus mudik pun jumlah penumpang sudah menembus 2.000 orang per hari. Penumpang tidak hanya berasal dari Kotawaringin Barat, tetapi juga dari Lamandau, Sukamara, Seruyan, Kotawaringin Timur, Kuala Pembuang, hingga Manis Mata, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Bandara Iskandar menyiapkan penerbangan tambahan dari Batik Air dan Nam Air.

Asri menjelaskan, pada puncak arus mudik jumlah penumpang diperkirakan mencapai 2.500 hingga 3.000 orang per hari. Padahal, pada hari biasa, jumlah penumpang rata-rata sekitar 1.800 orang per hari.

Rute favorit dari Bandara Iskandar Pangkalan Bun masih didominasi penerbangan ke Semarang. Menurutnya, banyak pekerja yang mudik ke kampung halaman melalui rute tersebut.

Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18-19 Maret 2026, sedangkan arus balik diprediksi berlangsung pada 28-29 Maret 2026.

Untuk penerbangan tambahan, Batik Air membuka rute ke Semarang pada 12-19 Maret serta 27 dan 29 Maret 2026. Sementara Nam Air menambah penerbangan ke Jakarta, Semarang, dan Surabaya pada 19 Maret 2026, serta tujuan Surabaya pada 21 Maret 2026.

Pada hari biasa, penerbangan reguler di Bandara Iskandar tercatat enam kali sehari dengan tiga rute utama, yakni Semarang, Surabaya, dan Jakarta. Saat puncak mudik, jumlah penerbangan diperkirakan naik menjadi tujuh hingga delapan kali per hari.