BORNEONEWS, Palangka Raya - Lonjakan penitipan hewan di Paws Health Clinic Palangka Raya menjelang Lebaran tahun ini diiringi dengan penerapan aturan ketat.
Manager Paws Health Clinic, Abdul Ghani menegaskan bahwa setiap hewan yang dititipkan wajib sudah mendapatkan vaksinasi lengkap.
“Penitipan berarti hewan akan bertemu dengan banyak hewan lain. Jika tidak divaksin lengkap, risiko penularan atau tertular penyakit sangat tinggi. Apalagi masa penitipan di momen Lebaran ini cukup panjang, bisa sampai dua minggu," jelas Ghani kepada Borneonews pada Selasa, 17 Maret 2026.
Aturan vaksinasi ini menurutnya tentu berdampak pada jumlah hewan yang diterima. Ghani mengakui, dibandingkan momen Natal dan Tahun Baru lalu, jumlah hewan yang bisa ditampung kali ini menurun.
“Kami harus menolak setidaknya 50 ekor hewan karena belum memenuhi syarat vaksinasi,” ujarnya.
Meski demikian, pihak klinik menilai kebijakan ini penting demi menjaga keamanan dan kesehatan seluruh hewan yang dititipkan.
“Kami lebih memilih menolak daripada mengambil risiko. Prinsip kami adalah keselamatan hewan harus diutamakan,” tegas Ghani.
Selain vaksinasi, klinik juga melakukan pemeriksaan kesehatan ringan sebelum hewan resmi dititipkan. Hal ini untuk memastikan tidak ada gejala penyakit yang bisa menular ke hewan lain.
“Kami ingin pemilik merasa tenang, karena hewan mereka berada di lingkungan yang aman dan sehat,” tambahnya.
Dengan aturan ini, Paws Health Clinic berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya vaksinasi hewan peliharaan.
“Kami ingin momen mudik tetap lancar, dan hewan peliharaan tetap sehat saat kembali ke rumah,” tutup Ghani.(TESTI PRISCILLA/R)









