BORNEONEWS, Palangka Raya – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 H Tahun 2026, Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, Menengah dan Perindustrian (DPKUKMP) melaksanakan Operasi Pasar Murah komoditas daging ayam broiler bersubsidi.
Kegiatan ini dilakukan kerja sama dengan Bank Indonesia dan dalam rangka program Palangka Raya Keren.
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menyampaikan bahwa operasi pasar murah ini merupakan langkah konkret untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan masyarakat menjelang hari raya.
“Kita ingin memastikan pasokan bahan pokok tetap terjaga dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat dengan harga yang terjangkau,” ujarnya, Selasa, 17 Maret 2026.
Kegiatan berlangsung pada tanggal 17 hingga 20 Maret 2026, mulai pukul 07.00 hingga 10.00 WIB. Penyelenggaraan dilakukan di tiga lokasi pasar utama di Kota Palangka Raya, dengan melibatkan sejumlah pedagang yang telah ditunjuk untuk menjual komoditas subsidi tersebut.
Di Pasar Kahayan, terdapat 12 pedagang yang ikut serta dalam program ini. Sementara itu, Pasar Besar menjadi lokasi dengan jumlah pedagang terbanyak yaitu 25 pedagang, dan Pasar Rajawali melibatkan 4 pedagang yang siap melayani pembelian masyarakat.
Menurut Fairid , langkah ini penting mengingat Idulftri merupakan hari besar keagamaan yang biasanya meningkatkan permintaan akan bahan makanan, termasuk daging ayam broiler.
“Karena biasanya menjelang hari besar keagamaan, permintaan meningkat dan berpotensi memicu kenaikan harga. Melalui operasi pasar murah, kita berupaya mencegah hal itu terjadi,” pungkasnya (PATHUR/y)









