BORNEONEWS, Palangka Raya - Ada yang berbeda dalam Misa Natal di Katedral Santa Maria Palangka Raya tahun ini. Jika pada umumnya setiap Gereja melaksanakan Ibadah Natal dengan tatanan biasa, Minggu (25/12/2016) ada sentuhan adat Dayak dalam rangkaian misa di gereja yang terletak di Jalan Tjilik Riwut Km 1 ini.
Saat Misa akan dimulai, anak-anak kecil menarikan tarian Dayak untuk mengantar umat memasuki gereja.
Misa dimulai dengan koor yang terdiri dari anak-anak kecil menyanyikan lagu rohani berbahasa Dayak untuk mengantarkan umat masuk mempersiapkan diri mengikuti misa. Sejumlah petugas dalam pelaksanaan Misa menggunakan baju adat Dayak. Kecuali memang Pastor dan Misdinar (pelayan Pastor).
Anak-anak yang masuk dalam koor gereja mengenakan batik Dayak berwarna merah. Tak ketinggalan topi Santa Klaus di kenakan di kepala anak-anak lucu ini.
"Suka sekali sama koornya. Jadi ingat waktu saya masih kecil dulu ikut koor juga," ungkap Rio, seorang umat yang mengikuti Misa Natal.
Pastor Patris Alu Tampu, mengucapkan terima kasih kepada koor dan penari yang diisi oleh anak-anak.
"Koornya luar biasa, tariannya sangat bagus. Terima kasih untuk anak-anak ini, pelayan Tuhan di masa depan," ucap Pastor Patris. (TESTI PRISCILLA/m)


