PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Palangka Raya, Hatir Sata Tarigan, mendorong pemerintah kota untuk mengoptimalkan potensi pendapatan daerah dari sektor parkir, khususnya saat libur hari besar keagamaan.

Menurutnya, momen libur panjang biasanya diiringi dengan meningkatnya aktivitas masyarakat di pusat perbelanjaan, tempat wisata, dan ruang publik lainnya. Kondisi ini dinilai sebagai peluang strategis untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Momentum libur hari besar keagamaan ini harus dimanfaatkan secara maksimal, termasuk dari sektor parkir yang potensinya cukup besar untuk menambah PAD,” ujarnya, Selasa, 17 Maret 2026.

Hatir menilai, pengaturan tarif parkir yang lebih optimal dan terukur dapat memberikan kontribusi signifikan bagi kas daerah, tanpa memberatkan masyarakat jika dilakukan secara transparan dan sesuai aturan.

Ia juga menekankan pentingnya pengawasan di lapangan untuk mencegah kebocoran retribusi parkir. Menurutnya, praktik parkir liar dan pengelolaan yang tidak tertib masih menjadi tantangan yang perlu dibenahi.

“Pengawasan harus diperketat agar tidak terjadi kebocoran. Pengelolaan parkir harus tertib dan profesional sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan daerah,” tegasnya.

Selain itu, ia mendorong penerapan sistem parkir berbasis digital guna meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Dengan sistem tersebut, potensi pendapatan dapat tercatat dengan lebih baik dan meminimalisir penyimpangan.

Hatir berharap, langkah optimalisasi ini tidak hanya berdampak pada peningkatan PAD, tetapi juga mampu menciptakan tata kelola parkir yang lebih tertib, nyaman, dan memberikan kepastian bagi masyarakat. (MARINI/j)