BORNEONEWS, Muara Teweh - Tim Search and Rescue (SAR) gabungan melakukan pencarian seorang balita perempuan bernama Sri Jimah (2) yang dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di Sungai Barito di Desa Lemo I, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah,
"Saat ini kami telah mengerahkan tim untuk membantu pencarian korban," kata Kepala Bidang Darurat dan Logistik (Kabid Darlog) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barito Utara Rizali Hadi di Muara Teweh, Selasa 17 Maret 2026.
Peristiwa ini pertama kali diketahui Selasa, sekitar pukul 12.30 WIB di sebuah lanting (bangunan terapung) di Desa Lemo I Kecamatan Teweh Tengah.
Setelah menerima laporan tersebut, pihaknya membentuk tim gabungan untuk melakukan pencarian. Peralatan pendukung juga sudah disiapkan.
"Kami terus berupaya maksimal bersama masyarakat serta Basarnas yang sedang menuju lokasi," katanya.
Pada saat kejadian, ayah korban, Perdi Renaldi, terbangun dan mendapati anaknya sudah tidak berada di dalam rumah lanting. Ia juga menemukan pintu rumah dalam kondisi terbuka.
Menyadari hal tersebut, orang tua korban segera melakukan pencarian di sekitar lokasi dan memberitahukan kejadian itu kepada warga setempat.
Korban diketahui bernama Sri Jimah, merupakan putri dari pasangan Naca Perinoka dan Perdi Renaldi.
Hingga saat ini korban diduga terjatuh ke sungai yang berada di sekitar tempat tinggal itu. Upaya pencarian langsung dilakukan oleh warga bersama tim gabungan dengan membentuk regu pencari.
Selain itu, berbagai peralatan pendukung juga telah disiapkan guna mempercepat proses pencarian di lokasi kejadian.
Pihak terkait juga telah mendapat laporan dan dilakukan koordinasi, termasuk dengan Basarnas Palangka Raya.
Saat ini satu tim rescuer Basarnas dilaporkan sedang dalam perjalanan menuju Muara Teweh untuk membantu operasi pencarian.
ANTARA









