BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Memperingati Hari AIDS sedunia, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menyerukan kepada masyarakat agar jangan menjauhi pengidap penyakit HIV/AIDS. Minggu (25/12/2016) pagi, mereka memberikan edukasi tersebut di tengah Car Free Day (CFD) di Jalan Sutan Syahrir, Pangkalan Bun.

Selain membagikan stiker gratis, mereka juga menyematkan selebaran/brosur yang berisi informasi penting dan edukatif tentang seperti apa penyakit HIV/AIDS tersebut. Mereka meyakinkan kepada masyarakat bahwa HIV/AIDS tidak dapat serta-merta menular begitu saja.

"Pandangan masyarakat masih salah terhadap penyandang HIV/AIDS. Mereka anggap itu sangat menular sehingga dikucilkan dan dijauhi. Padahal tidak menular begitu saja, kecuali melalui seks bebas, narkoba jarum suntik, atau perilaku seks menyimpang," ujar Sekretaris KPA Kabupaten Kobar, Erfin Hidayat di Pangkalan Bun.

Erfin juga menjelaskan, interaksi dengan pengidap seperti berbicara, tidak dapat menularkan penyakit atau virus tersebut. Ia menyampaikan, banyak pengidap yang ingin hidup normal.

"Mereka harus diangkat, dipandang seperti orang sehat. Interaksi seperti ini tidak akan menular. Kita boleh mencegah terjangkit dengan menjalankan pola hidup sehat dan membentengi keluarga," lanjut Dia.

Mereka yakin stiker dan brosur yang dibagikan kepada masyarakat, dapat menjadi sarana edukasi dan sosialisasi agar masyarakat lebih mengenal dan mengetahui seperti apa penyakit HIV/AIDS itu.

"Mereka bisa pakai dan bisa tahu. Bisa jadi sarana edukasi bahwa penyakit HIV/AIDS tidak menular secara langsung," katanya. (FAHRUDDIN FITRIYA/m)