KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Bupati Gunung Mas Jaya S Monong menyampaikan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Gumas tahun anggaran 2025. Salah satu isinya yakni terkait laporan pendapatan dan belanja daerah tahun 2025.

"Berdasarkan Peraturan Bupati Gunung Mas nomor 17 Tahun 2025 tentang Penjabaran Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun anggaran 2025, target pendapatan daerah Kabupaten Gunung Mas setelah perubahan Rp1,336 triliun  lebih dengan realisasi sebesar Rp1,174 triliun lebih atau sebesar 87,93 persen dari target pendapatan daerah yang telah ditetapkan," ujar Jaya, Rabu, 18 Maret 2026.

Rinciannya Pendapatan Asli Daerah (PAD) setelah perubahan ditargetkan Rp111,69 miliar lebih dengan realisasi Rp77,72 miliar lebih atau 69,59 persen dari target PAD.

Lalu, target pendapatan transfer pada APBD Kabupaten Gunung Mas tahun anggaran 2025 setelah perubahan Rp 1,150 triliun lebih dengan realisasi Rp1,057 triliun lebih atau 91,89 persen dari target pendapatan transfer yang telah ditetapkan.

Target lain-lain pendapatan daerah yang sah tahun anggaran 2025 pada APBD Kabupaten Gunung Mas setelah perubahan adalah Rp73,79 miliar  lebih dengan realisasi Rp39,72 miliar lebih atau 53,83 Persen dari target yang telah ditetapkan.

Belanja daerah Kabupaten Gunung Mas setelah perubahan ditargetkan Rp1,385 triliun lebih dengan realisasi Rp1,194 triliun lebih atau 86,25 persen dari target yang telah ditetapkan

Rinciannya, belanja operasi tahun anggaran 2025 setelah perubahan ditargetkan Rp941,44 miliar lebih dengan realisasi Rp830,14 miliar lebih atau sebesar 88,18 persen dari target yang telah ditetapkan.

Target belanja modal tahun anggaran 2025 setelah perubahan Rp246,73 miliar lebih dengan realisasi sebesar Rp189,67 miliar lebih atau sebesar 76,87 Persen dari target yang telah ditetapkan.

Belanja tidak terduga tahun anggaran 2025 setelah perubahan ditargetkan Rp7,85 miliar dengan realisasi Rp1,592 miliar lebih atau 20,29 Persen dari target yang telah ditetapkan.

"Belanja transfer setelah perubahan ditargetkan sebesar Rp189,34 miliar lebih dengan realisasi sebesar Rp173,456 miliar lebih atau sebesar 91,61 persen dari target yang telah ditetapkan," tukasnya. (RISKA YULYANA/R)