BORNEONEWS, Palangka Raya – Lonjakan jumlah penumpang mulai terasa di Bandara Tjilik Riwut menjelang arus mudik Lebaran tahun ini.
Peningkatan ini menjadi sinyal awal pergerakan masyarakat yang mulai kembali ke kampung halaman.
General Manager PT Angkasa Pura II Bandara Tjilik Riwut, I Made Darmawan mengonfirmasi adanya kenaikan jumlah penumpang harian dibandingkan hari biasa.
Jika sebelumnya bandara melayani sekitar 2.000 hingga 2.200 penumpang per hari, kini angka tersebut meningkat menjadi sekitar 2.500 orang.
“Terjadi kenaikan dibanding hari normal. Saat ini sudah mencapai sekitar 2.500 penumpang per hari,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan yang diperkirakan bisa mencapai puncaknya hingga 4.100 penumpang dalam satu hari, pihak maskapai mulai mengambil langkah strategis. Salah satunya dengan menambah frekuensi penerbangan.
Maskapai Batik Air, misalnya, telah membuka penerbangan tambahan (extra flight) untuk rute Jakarta selama periode 13 hingga 19 Maret guna mengakomodasi tingginya permintaan masyarakat.
Sejauh ini rute Jakarta dan Surabaya masih menjadi tujuan favorit para pemudik. Selain itu, beberapa kota lain seperti Semarang dan Yogyakarta juga mulai menunjukkan peningkatan jumlah penumpang.
"Meski tren awal tahun ini tercatat sedikit lebih rendah sekitar lima persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, otoritas bandara tetap optimistis jumlah penumpang akan melonjak signifikan mendekati puncak arus mudik, terutama pada H-2 Lebaran," tambahnya.
Pihaknya dari bandara juga mengimbau para calon penumpang untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, mulai dari menjaga kondisi kesehatan hingga tidak membawa barang bawaan berlebihan agar proses check-in berjalan lancar dan nyaman. (MARINI/R)









