BORNEONEWS, Sampit - Seorang pekerja pemanen buah sawit di PT BUM bernama Alex Wedu Dippa (44) ditemukan tak bernyawa di bawah pohon sawit, pada Sabtu (24/12/2016).
Alex ditemukan tewas oleh temannyai yang sama-sama bekerja sebagai pemanen sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu mereka mengajak korban pulang ke mes, namun saat dipanggil-pangil tidak ada jawaban. Setelah dicari ternyata ditemukan sudah tidak bernyawa.
“Kami da[at laporan dari asisten perusahaan tersebut, dan langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), serta membawa korban ke puskesmas,” ujar Kapolsek Antang Kalang Iptu Afif Hasan, Minggu (25/12/2016).
Dalam pemeriksaan sementara, tidak ada ditemukan bekas luka atau tusukan maupun pukulan benda tumpul. Namun walau begitu, polisi masih menunggu hasil visum dari pihak Puskesmas Parenggean. Ini guna mengetahui pasti penyebab kematian korban.
Sementara tewasnya korban pertama kali diketahui oleh dua orang teman satu profesi. Saat ini kedua temannya hendak beristirahat, karena jam sudah menunjukkan pukul 12.00 WIB. Karena berangkat berbarengan, dan sudah menjadi kebiasan pulang bersama-sama.
Sehingga merekapun memanggil korban yang melakukan panen di blok 35. Namun beberapa kali dipanggil, tidak ada jawaban sama sekali dari Alex. Mereka bingung dan langsung masuk ke dalam kebun untuk mencari teman mereka tersebut.
Sesampainya di pertengahan kebun, mereka melihat korban yang tengkurap di bawah pohon sawit. Saat dibaringkan, napas korban sudah tidak ada.
Mendapati hal tersebut, keduanya langsung menginformasikan ke asisten mereka. Sang asistenpun melaporkan hal itu kepada Polsek Antang Kalang.
“Hingga saat ini penemuan korban masih dalam penyelidikan kami. Hal itu dilakukan guna mengetahui apa penyebab kematiannya,” ungkap Afif. (M HAMIM/m)







