PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Fraksi Partai Golkar DPRD Kotawaringin Barat (Kobar)mendesak Pemerintah Daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk memprioritaskan kelanjutan pembangunan Jalan Abdul Wahab RT 16 di Kelurahan Kumai Hulu. 

Usulan ini disampaikan  oleh Fraksi Partai Golkar melalui juru bicaranya Muhammad Syamsuri dalam pemandangan umum fraksi terhadap LKPJ Bupati tahun 2025.

Syamsuri mengatakan, pembangunan ruas jalan tersebut dilaporkan telah terhenti selama kurang lebih 16 tahun.

Sejak pertama kali dirintis pada tahun 2008 hingga 2009, hingga saat ini belum pernah ada progres fisik lanjutan pada jalur strategis tersebut.  

"Jalan sepanjang sekitar 2 kilometer dengan lebar 10 meter ini memiliki peran krusial bagi konektivitas wilayah. Jalur ini menghubungkan wilayah Kumai Hulu menuju Pelabuhan Roro serta kompleks industri CBI Group," jelasnya.

Syamsuri menyampaikan Fraksi Golkar menilai, terhubungnya jalan ini akan memicu efek domino bagi pembangunan, termasuk rencana PLN membangun Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) di wilayah tersebut.

Selain itu, akses ini akan membuka peluang pengembangan kawasan permukiman baru guna menyebarkan hunian penduduk di Kumai.  

"Kami mengusulkan agar pelaksanaan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah, namun harus ada progres setiap tahunnya," jelasnya.

Syamsuri mengatakan item pekerjaan yang mendesak meliputi penimbunan badan jalan, pembangunan dua unit jembatan, serta pengaspalan.

"Jika terealisasi, jalan ini diproyeksikan menjadi jalur poros penghubung dari Kumai Kota menuju wilayah Tempenek, Sungai Kakap, hingga Desa Pangkalan Satu. Fraksi Golkar berkomitmen mengawal usulan ini agar masuk dalam prioritas pembangunan infrastruktur daerah yang berkelanjutan," jelasnya. (WAHYU KRIDA/R)