BORNEONEWS, Tamiang Layang – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Barito Timur menyiapkan Posko Mudik Lebaran 2026 di Desa Jaar sebagai upaya memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
Pendirian posko tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan yang mengarahkan seluruh jajaran partai, baik di tingkat pusat hingga daerah, untuk menghadirkan Posko Mudik Lebaran di berbagai wilayah.
Ketua DPC PDI Perjuangan Barito Timur, Ampera AY Mebas, mengatakan bahwa kehadiran posko ini menjadi bentuk nyata kepedulian partai terhadap masyarakat yang tengah melakukan perjalanan mudik.
“Pembukaan Posko Mudik Lebaran 2026 ini merupakan instruksi langsung dari DPP PDI Perjuangan kepada seluruh jajaran, baik DPP, DPD maupun DPC, untuk hadir membantu masyarakat selama momentum mudik,” ujarnya.
Ampera menjelaskan, posko yang berlokasi di Desa Jaar tersebut difungsikan sebagai tempat istirahat sementara (rest area) bagi para pemudik yang melintas, sehingga dapat memulihkan kondisi fisik sebelum melanjutkan perjalanan.
Selain menyediakan tempat beristirahat, posko juga dilengkapi dengan fasilitas penunjang berupa minuman ringan gratis serta layanan kesehatan yang didukung oleh tenaga medis. Fasilitas ini disiapkan untuk memberikan pertolongan pertama bagi pemudik yang mengalami kelelahan maupun gangguan kesehatan selama perjalanan.
Ampera menegaskan, Posko Mudik Lebaran tersebut akan beroperasi secara penuh hingga puncak arus balik. Hal ini dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal, tidak hanya saat arus mudik, tetapi juga ketika pemudik kembali ke daerah perantauan.
“Posko ini bukan hanya tempat singgah, tetapi juga wujud kepedulian kami terhadap keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Kami ingin memastikan perjalanan mudik berlangsung lancar dan aman,” tegasnya.
Dengan adanya posko ini, para pemudik yang melintasi wilayah Barito Timur, khususnya Desa Jaar, diharapkan dapat merasakan manfaat berupa fasilitas istirahat yang memadai, dukungan layanan kesehatan, serta suasana perjalanan yang lebih aman dan nyaman selama Lebaran 2026. (AGUSTINUS BOLE MALO/H)









