BORNEONEWS, Sampit - Jajaran Satlantas Polres Kotawaringin Timur akan menindak pengendara mabuk, baik itu sopir mobil maupun pengemudi sepeda motor.

“Tentunya kami akan menindak pengendara yang mabuk, hal itu kami lakukan agar tidak berdampak pada kecelakaan,” ujar Kasat Lantas Polres Kotim AKP Boni Arifianto.

Hingga saat ini memang sudah pernah ditemui sejumlah pengendara, terutama mobil yang mabuk minuman keras saat berkendara. Hal itupun langsung di tindak mereka dengan melakukan penilangan.

“Yang pastinya hal itu demi keselamatan pengendara itu sendiri dan juga orang lain,” lanjut Boni.

Hal itu juga dilakukan agar kecelakaan lalu lintas di daerah ini dapat menurun. Karena di Kotim sendiri termasuk tinggi. Bahkan baru ini, yakni pada Jumat (23/12/2016) seorang pengemudi sepeda motor tewas saat kendaraannya bertabrakan dengan pengendara lain.

Korban tewas itu adalah  M Fauzi Rahman Triyogo. Motor vixion KH 6507 Tr yang dikendarainya bersama temannya Padli bertabrakan dengan motor Satria F KH 6345 LJ yang dikemudikan oleh Yusril Rasidi.

Tabrakan itu terjadi di Jl Tjilik Riwut Km49, Desa Rubung Buyung, Kecamatan Cempaga. Dimana saat itu korban melaju dari arah Palangka Raya menuju Sampit. Sesampainya di tempat itu, kondisi jalan dalam keadaan menikung dan tanjakan.

Hal itu rupanya membuat korban harus keluar jalur, dan masuk kea rah yang berlawanan yang mana ada Yusril yang mengendarai motornya. Sehingga terjadilah tabrakan yang mengakibatkan Fauzi tewas dengan leher patah, sedangkan temannya Padli alami luka di beberapa bagian tubuhnya, dan Yusril juga mengalami lecet di bagian tangan dan kaki.

“Untuk korban tewas langsung kami bawa ke puskesmas untuk di visum, sedangkan yang mengalami luka berat kami bawa ke RSUD Dr Murjani Sampit,” ungkap Kapolsek Cempaga Iptu Rahmat, Minggu (25/12/2016).

Dengan adanya peristiwa itu, Rahmat meminta kepada pengendara agar selalu berhati-hati saat melintasi jalur trans tersebut. Karena kecelakaan akan terjadi kalau sampai pengendaranya lalai. Selain itu, kecepatan juiga harus diperhatikan. (M HAMIM/m)