BORNEONEWS, Palangka Raya – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalselteng) membagikan sejumlah tips kepada masyarakat agar kondisi kelistrikan rumah tetap aman selama ditinggal mudik Lebaran 2026.
General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, mengatakan langkah antisipatif penting dilakukan guna meminimalkan potensi gangguan maupun risiko bahaya listrik saat rumah kosong.
“Langkah sederhana ini sangat penting agar masyarakat bisa mudik dengan tenang tanpa khawatir terhadap risiko kelistrikan di rumah,” ujarnya, Kamis, 19 Maret 2026
Ia menegaskan, sebelum bepergian masyarakat perlu memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman, termasuk tidak ada kabel yang rusak atau terkelupas. Selain itu, penggunaan peralatan listrik juga harus sesuai dengan standar yang berlaku.
PLN juga mengingatkan agar tidak menumpuk penggunaan stop kontak dalam satu titik, karena dapat memicu panas berlebih dan berisiko menyebabkan kebakaran.
Selain itu, masyarakat disarankan untuk mematikan dan mencabut peralatan listrik yang tidak digunakan, terutama jika rumah ditinggalkan dalam waktu lama.
“Cukup nyalakan lampu seperlunya sebagai penerangan untuk membantu keamanan lingkungan,” tambahnya.
Bagi pelanggan listrik prabayar, PLN mengimbau agar memastikan token listrik sudah terisi sebelum berangkat mudik. Sementara pelanggan pascabayar diminta melakukan pembayaran lebih awal, yang dapat dilakukan melalui aplikasi PLN Mobile.
Iwan berharap, dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, masyarakat dapat meninggalkan rumah dalam kondisi aman dan nyaman selama merayakan Idul Fitri.
“PLN berkomitmen menghadirkan layanan listrik yang andal sekaligus mengedukasi masyarakat agar menggunakan listrik secara aman dan bijak,” tandasnya.
ANTARA









