KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah tahun 2026, harga sejumlah komoditas sayuran di Pasar Sayur dan Ikan Kuala Pembuang mengalami kenaikan signifikan.

Berdasarkan pantauan pada Kamis, 19 Maret 2026, harga tomat naik menjadi Rp28 ribu per kilogram.

Sementara itu, harga cabai melonjak hingga Rp120 ribu per kilogram. Kenaikan juga terjadi pada komoditas lain seperti terong.

Salah seorang pedagang sayuran, Toriah, mengungkapkan bahwa lonjakan harga ini disebabkan oleh minimnya pasokan dari petani lokal. Akibatnya, para pedagang harus mendatangkan sayuran dari luar daerah.

“Pasokan dari petani lokal sedang kosong, sehingga kami mendatangkan dari Sampit, itupun kadang tidak ada barangnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sebelum terjadi kenaikan, harga cabai masih berada di kisaran Rp80 ribu hingga Rp90 ribu per kilogram. Namun, distribusi yang tidak lancar membuat harga di pasaran ikut terdongkrak.

Selain itu menjelang lebaran, aktivitas jual beli di pasar justru tidak mengalami peningkatan yang signifikan. Bahkan, menurut Toriah, terjadi penurunan jumlah pembeli dibandingkan tahun sebelumnya.

“Jika dibandingkan aktivitas jual beli menjelang lebaran tahun lalu dengan saat ini ada penurunan, tetapi kami sebagai pedagang berharap tidak terlalu signifikan,” tambahnya. (FAHRUL/R)