PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangka Raya melaksanakan kegiatan pengawasan Operasi Pasar (Opsar) daging ayam broiler bersubsidi pada Kamis, 19 Maret 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menjamin ketersediaan dan kestabilan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Plt Kepala DPKUKMP Palangka Raya, Samsul Rizal, menyampaikan bahwa pengawasan dilakukan di beberapa titik pasar utama di kota.

“Kegiatan ini dilaksanakan di beberapa titik pasar, antara lain Pasar Besar, Pasar Kahayan, dan Pasar Rajawali, dengan total puluhan pedagang yang terlibat dalam program subsidi ini,” ujarnya.

Pengawasan dilakukan dengan tujuan khusus untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

“Kita fokus untuk memastikan harga sesuai Harga Acuan Pemerintah (HAP) sebesar Rp40.000 per kilogram, serta memastikan bahwa distribusi berjalan tertib dan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.

Melalui pelaksanaan Opsar kali ini, Pemerintah Kota Palangka Raya menyampaikan komitmen yang kuat terhadap kesejahteraan masyarakat.

Ada tiga poin utama yang menjadi fokus dari program ini, yaitu menjaga kestabilan harga pangan di pasar, memastikan ketersediaan stok yang cukup bagi seluruh lapisan masyarakat, serta memberikan akses bahan pokok dengan harga yang terjangkau.

Samsul menambahkan bahwa kesuksesan program ini tidak terlepas dari kerja sama yang erat dengan berbagai pihak. Kolaborasi dengan pengurus pasar, kelompok pedagang, serta unsur terkait lainnya menjadi kunci dalam menjalankan kegiatan ini secara efektif.

“Kami berharap sinergi yang terjalin dapat terus berlanjut untuk mendukung keberlangsungan program pangan yang bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (PATHUR/r)