BORNEONEWS, Jakarta – Pemerintah Azerbaijan kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Iran dengan total mencapai 82 ton.
Bantuan tersebut dikirim menggunakan lima truk yang mengangkut 76 ton bahan makanan serta 6 ton obat-obatan dan perlengkapan medis.
Sebelumnya, atas instruksi Presiden Ilham Aliyev, lebih dari 25 ton bantuan juga telah disalurkan pada 11 Maret 2026.
Pengiriman bantuan ini dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah. Konflik memanas setelah Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan ke sejumlah wilayah di Iran, termasuk ibu kota Teheran.
Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan infrastruktur serta menimbulkan korban jiwa dari kalangan sipil.
Sebagai respons, Iran melakukan serangan balasan yang menyasar wilayah Israel dan fasilitas militer Amerika Serikat di berbagai titik di Timur Tengah.
Awalnya, Amerika Serikat dan Israel menyebut aksi militer tersebut sebagai langkah pencegahan terhadap ancaman program nuklir Iran. Namun, dalam perkembangan selanjutnya, keduanya mengindikasikan tujuan lain, termasuk upaya perubahan rezim di Iran.
Di tengah situasi tersebut, bantuan kemanusiaan dari Azerbaijan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak konflik.
ANTARA









