BORNEONEWS, Jakarta – Volume kendaraan di ruas Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) terus meningkat menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026. Dalam kurun waktu delapan jam pada Kamis pagi, tercatat sekitar 41 ribu kendaraan melintas menuju arah Cirebon.
Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, menyampaikan arus lalu lintas pada sistem satu arah (one way) terpantau ramai namun tetap lancar, meski terjadi perlambatan di beberapa titik.
“Sejak pukul 00.00 hingga 08.00 WIB, sekitar 41 ribu kendaraan telah melintas melalui eks Gerbang Tol Cikopo menuju Cirebon,” ujarnya, Kamis, 19 Maret 2026.
Ia menjelaskan, angka tersebut meningkat sekitar 1 persen dibandingkan periode yang sama pada hari sebelumnya, dengan rata-rata volume kendaraan mencapai 5.200 unit per jam.
Menurut Ardam, perlambatan yang terjadi di sejumlah titik disebabkan meningkatnya kendaraan yang berhenti di bahu jalan, yang berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, petugas di lapangan bersama kepolisian terus melakukan penanganan terhadap kendaraan yang mengalami kendala.
Pengguna jalan juga diimbau untuk tidak berhenti di bahu jalan karena berisiko terhadap keselamatan. Sebagai alternatif, pengendara disarankan memanfaatkan gerbang tol terdekat untuk beristirahat apabila rest area dalam kondisi penuh.
Astra Tol Cipali memastikan, pengguna jalan tidak akan dikenakan biaya tambahan jika keluar sementara dari tol untuk beristirahat, mengingat sistem transaksi tertutup di Tol Trans-Jawa menghitung tarif berdasarkan jarak tempuh.
Pihak pengelola juga mengingatkan masyarakat agar mempersiapkan perjalanan dengan baik, mulai dari kondisi fisik pengemudi hingga kesiapan kendaraan, demi kelancaran dan keselamatan selama mudik Lebaran.
ANTARA









