JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta – Menjaga kondisi tubuh tetap prima saat mudik Lebaran 2026 menjadi hal penting yang perlu diperhatikan para pemudik. Salah satu kunci utamanya adalah memastikan kebutuhan cairan tubuh terpenuhi dengan baik.

Petugas kesehatan dari PT Kereta Api Indonesia (KAI), Siska, mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan kondisi fisik sebelum berangkat, termasuk dengan mengonsumsi vitamin dan memperbanyak minum air putih.

“Pastikan tubuh dalam kondisi fit sebelum perjalanan, konsumsi vitamin, dan cukup minum air putih,” ujarnya saat ditemui di Stasiun Gambir, Jakarta, Kamis, 19 Maret 2026.

Ia menjelaskan, perjalanan mudik yang panjang berpotensi menurunkan daya tahan tubuh. Karena itu, menjaga kesehatan sejak sebelum keberangkatan menjadi langkah penting agar perjalanan tetap nyaman.

Sejauh ini, keluhan yang paling sering dialami pemudik antara lain demam, sakit perut, dan kelelahan. Bagi pemudik yang menjalankan ibadah puasa, Siska juga mengingatkan agar menyesuaikan kondisi tubuh dan tidak memaksakan diri jika merasa kurang sehat.

Selain asupan cairan, pemudik juga disarankan untuk beristirahat cukup sebelum berangkat guna menghindari kelelahan selama perjalanan.

Siska turut mengingatkan adanya potensi kecelakaan ringan di fasilitas umum, seperti terjatuh di eskalator, terutama bagi kelompok lanjut usia (lansia). Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihak stasiun telah menyediakan layanan bantuan, termasuk pendampingan petugas serta akses lift bagi lansia dan penyandang disabilitas.

“Lansia bisa diarahkan menggunakan lift atau didampingi petugas,” katanya.

Sementara itu, dokter dari Puskesmas Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Radhiya Dhifanjanu, juga mengingatkan pentingnya menjaga hidrasi selama perjalanan mudik, terutama di tengah cuaca panas saat musim kemarau.

Ia menyarankan pemudik untuk memeriksa kondisi kesehatan sebelum berangkat serta memastikan tubuh tetap terhidrasi dengan baik setelah berbuka puasa guna mencegah dehidrasi hingga risiko heat stroke.

“Meski sedang puasa, setelah berbuka tetap harus cukup minum, apalagi cuaca panas bisa meningkatkan risiko gangguan kesehatan,” ujarnya.

Selain itu, bagi pemudik yang menempuh perjalanan jauh dengan kendaraan pribadi, disarankan untuk tidak begadang dan memastikan waktu istirahat cukup agar tetap fokus dan aman selama perjalanan.

ANTARA