TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Besar Darul Ibadah Pasar Tamiang Layang Kabupaten Barito Timur, mengintensifkan penerimaan sekaligus penyaluran zakat fitrah kepada masyarakat yang berhak menerima (mustahiq) menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Wakil Ketua UPZ Masjid Besar Darul Ibadah, Ustadz Muhammad Yusuf, menyampaikan bahwa proses penerimaan zakat fitrah dilaksanakan selama dua hari terakhir Ramadan, yakni pada 28 hingga 29 Ramadan 1447 Hijriah atau bertepatan dengan 18–19 Maret 2026. Antusiasme masyarakat pun dinilai cukup tinggi dalam menunaikan kewajiban tersebut.

“Penerimaan zakat fitrah sudah kami buka sejak kemarin dan hari ini. Alhamdulillah, masyarakat cukup antusias menunaikan zakatnya melalui UPZ Masjid Besar Darul Ibadah,” ujarnya, Kamis, 19 Maret 2026.

Ia menjelaskan, UPZ tidak hanya berfokus pada pengumpulan, tetapi juga memastikan distribusi zakat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran. Rencananya, zakat yang telah terkumpul langsung disalurkan kepada mustahiq setelah pelaksanaan salat Asar pada hari yang sama.

“Setelah salat Asar nanti, zakat fitrah yang sudah terkumpul akan segera kami salurkan kepada para mustahiq di wilayah sekitar masjid,” jelas Yusuf.

Menurutnya, pengelolaan zakat melalui UPZ memiliki peran strategis dalam menjamin pemerataan bantuan. Dengan sistem pendataan yang lebih terstruktur, zakat dapat disalurkan kepada kelompok yang benar-benar berhak, seperti fakir, miskin, serta golongan penerima zakat lainnya sesuai ketentuan syariat.

Lebih lanjut, Yusuf menegaskan bahwa keberadaan UPZ juga menjadi sarana untuk membangun kepercayaan masyarakat dalam menyalurkan zakat secara kolektif, sehingga dampak sosial yang dihasilkan dapat lebih luas dan terukur.

“Melalui pengelolaan yang terorganisir, kami berharap zakat yang terkumpul dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.

Yusuf pun berharap, penyaluran zakat fitrah ini dapat membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan menjelang Idulfitri, sekaligus memperkuat nilai solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

“Semoga zakat yang ditunaikan membawa keberkahan, baik bagi muzakki maupun mustahiq, serta semakin mempererat kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat,” pungkasnya. (AGUSTINUS BOLE MALO/j)