SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Arus mudik Lebaran 2026 melalui Pelabuhan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menunjukkan peningkatan. Tercatat sebanyak 6.678 penumpang berangkat menuju Pulau Jawa, baik ke Surabaya maupun Semarang.

Kepala Seksi Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhanan KSOP Kelas III Sampit, Gusti Muchlis, mengatakan data tersebut dihimpun sejak dibukanya posko angkutan Lebaran pada 13 Maret hingga pelayaran terakhir jelang hsri raya pada Kamis, 19 Maret 2026.

"Untuk penumpang turun sebanyak 968 orang, sedangkan penumpang naik mencapai 6.678 orang selama periode arus mudik," ujarnya, Kamis, 19 Maret 2026.

Pada hari terakhir keberangkatan, kapal KM Kirana III diberangkatkan dengan tujuan Surabaya. Tercatat sebanyak 770 penumpang naik dan 144 penumpang turun pada pelayaran tersebut.

Sementara itu, sehari sebelumnya atau Rabu malam, KM Dharma Rucitra VI juga diberangkatkan menuju Semarang dengan jumlah penumpang sebanyak 525 orang.

Gusti Muchlis menjelaskan, selama periode arus mudik Lebaran tahun ini, terdapat tujuh kali kunjungan kapal (call) dari total 12 call yang dijadwalkan selama masa angkutan Lebaran 2026.

Ia menambahkan, peningkatan jumlah penumpang pada arus mudik tahun ini dipengaruhi oleh bertambahnya armada kapal serta tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi laut.

"Secara persentase ada kenaikan sekitar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya," tambahnya.

Untuk arus balik, pihak KSOP Sampit mencatat kapal pertama dijadwalkan tiba pada 24 Maret 2026. Namun, hingga saat ini pihaknya belum menerima estimasi jumlah penumpang yang akan kembali.

"Setelah Lebaran, kami akan fokus pada arus balik," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/y)