BORNEONEWS, Palangka Raya - Pondok Pesantren Nurul Abshor di Kabupaten Katingan menjadi salah satu pusat penguatan literasi ekonomi syariah melalui pelaksanaan Program SAKINAH yang diinisiasi OJK Kalimantan Tengah.
Ketua Pondok Pesantren Nurul Abshor, H Rusdianoor, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang dinilai sangat bermanfaat bagi para santri.
"Kegiatan ini merupakan langkah yang sangat baik untuk memberikan bekal pemahaman para santri mengenai pengelolaan keuangan yang bijak dan sesuai dengan prinsip syariah sejak dini," kata Rusdianoor dalam rilis OJK Kalteng pada Kamis, 19 Maret 2026.
Menurutnya, santri tidak hanya dituntut menguasai ilmu keagamaan, tetapi juga perlu memiliki kemampuan dalam mengelola keuangan untuk kehidupan sehari-hari.
Ia berharap ilmu yang diperoleh dalam kegiatan ini dapat diterapkan secara langsung oleh para santri, sekaligus disebarluaskan di lingkungan pesantren maupun masyarakat luas.
“Dengan begitu, literasi dan inklusi keuangan syariah di Kabupaten Katingan dapat terus meningkat,” tambah Rusdianoor. (TESTI PRISCILLA/H)









