SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Warga Muhammadiyah di Sampit melaksanakan Salat Idulfitri di sejumlah titik, salah satunya di Masjid Al Muhajirin Kompleks Perguruan Muhammadiyah Sampit, Jalan A Yani pada Jumat, 20 Maret 2026.

Salat Idulfitri tersebut diikuti ratusan jemaah yang memadati kompleks Perguruan Muhammadiyah Sampit sejak pagi hari. Bertindak sebagai khatib, HM Fatchurrahman menyampaikan khutbah yang menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai Ramadan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam khutbahnya, ia mengajak umat Islam untuk terus mengumandangkan takbir, tahmid, dan tahlil sebagai bentuk pengagungan kepada Allah SWT setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadan.

"Ramadan adalah bulan yang mulia, penuh keberkahan, dan menjadi sarana pendidikan bagi umat Islam. Namun tantangan sesungguhnya adalah bagaimana kita menjaga kualitas ibadah setelah Ramadan berakhir," ujarnya.

Ia menyoroti fenomena menurunnya jumlah jemaah di masjid saat memasuki pertengahan hingga akhir Ramadan. Padahal, menurutnya, sepuluh malam terakhir merupakan waktu yang paling utama, karena terdapat malam Lailatul Qadar yang lebih baik dari seribu bulan.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa esensi Ramadan tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri dari segala hal yang diharamkan oleh Allah SWT sepanjang kehidupan.

"Setelah Ramadan, apakah kita masih mampu menjaga diri dari yang haram? Ini menjadi pertanyaan penting bagi kita semua," tambahnya.

Khatib juga mengutip sejumlah ayat Al-Qur’an yang mengingatkan bahwa setiap perbuatan manusia akan dimintai pertanggungjawaban, bahkan anggota tubuh akan menjadi saksi di hari kiamat.

Ia menekankan pentingnya menjaga pandangan, pendengaran, dan hati, sebagaimana yang telah dilatih selama Ramadan, serta terus melanjutkan kebiasaan baik seperti bersedekah dan membantu sesama.

"Jangan sampai semangat ibadah selama Ramadan hilang begitu saja setelah bulan suci berlalu. Jadikan Ramadan sebagai titik awal perubahan menuju kehidupan yang lebih baik," tuturnya.

Di akhir khutbah, ia juga mengajak jemaah untuk mendoakan umat Muslim di berbagai belahan dunia yang tengah mengalami musibah, serta memohon agar diberikan kekuatan untuk tetap istiqamah dalam menjalankan ibadah.

Pelaksanaan Salat Idulfitri berlangsung khusyuk dan tertib. Selain di Masjid Al Muhajirin, sejumlah warga Muhammadiyah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) juga melaksanakan salat Idulfitri di Halaman Universitas Muhammadiyah Sampit, Masjid Shirotol Mustaqim, Masjid Al Jihad, Lapangan Persada Samuda, Lapangan Bola Karang Tunggal, Masjid Al Azhar Desa Pelantaran, Desa Jemaras Masjid Mujahidin, Lapangan Sepak Bola H Amin Ucek Tanjung Jariangau, Masjid Besar Al Mukhtar Bapinang Hulu, Masjid At Taqwa, Seranau, dan Masjid Al Furqan Kota Besi. (DEWI PATMALASARI/H)