BORNEONEWS, Palangka Raya - Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah oleh Muhammadiyah di Palangka Raya berlangsung khidmat dan lancar pada Jumat, 20 Maret 2026.
Penetapan waktu tersebut didasarkan pada metode Hisab yang digunakan Muhammadiyah dalam menentukan awal bulan Hijriah.
Jamaah tampak memadati lokasi pelaksanaan di Kampus 2 UMPR Kereng Bangkirai sejak pagi hari. Jamaah datang dari berbagai wilayah di Kota Palangka Raya untuk melaksanakan ibadah salat Id bersama keluarga.
Suasana penuh kekhusyukan terlihat sejak takbir berkumandang hingga pelaksanaan salat dan khutbah selesai. Meski jumlah jamaah cukup banyak, kegiatan berjalan tertib dengan pengaturan yang baik oleh panitia dan relawan di lapangan.
Selain menjadi momentum ibadah, pelaksanaan salat Id ini juga dimanfaatkan masyarakat sebagai ajang mempererat tali silaturahmi.
Usai salat, jamaah saling bersalaman dan bermaaf-maafan, mencerminkan semangat kebersamaan di hari yang fitri.
Salah seorang warga, Ainun (28) menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan, termasuk aparat keamanan dan masyarakat yang turut menjaga ketertiban selama pelaksanaan berlangsung.
"Dengan pelaksanaan yang aman dan lancar ini, diharapkan nilai-nilai kebersamaan dan toleransi antarumat terus terjaga di tengah kehidupan masyarakat Kota Palangka Raya," kata Ainun, Jumat, 20 Maret 2026.
Salah seorang jamaah, Ahmad (45), mengatakan pelaksanaan salat Id tahun ini terasa lebih nyaman karena pengaturan lokasi yang rapi dan dukungan panitia yang sigap.
"Suasana kebersamaan yang tercipta, di mana ribuan umat bisa beribadah dengan aman" tambahnya.
Hal senada disampaikan Nuraini (38), yang datang bersama keluarganya sejak pagi. Ia menilai lokasi di kawasan Kereng Bangkirai cukup representatif untuk menampung jamaah dalam jumlah besar.
"Selain itu, akses menuju lokasi cukup lancar" pungkasnya. (MARINI/j)









