BORNEONEWS, Moskow – Pemerintah Rusia menyatakan keprihatinan mendalam terhadap konflik bersenjata yang tengah berlangsung di Iran serta potensi eskalasi yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.
Kementerian Luar Negeri Rusia dalam pernyataannya, Kamis, 20 Maret 2026, menilai situasi di Teluk Persia berisiko berkembang menjadi konflik yang semakin besar jika tidak segera dikendalikan.
“Moskow sangat prihatin dengan konfrontasi bersenjata yang sedang berlangsung dan risiko eskalasi lebih lanjut,” demikian pernyataan resmi kementerian tersebut.
Rusia juga mendesak Amerika Serikat dan Israel untuk segera menghentikan operasi militer terhadap Teheran guna mencegah memburuknya situasi.
Selain itu, Moskow menegaskan pentingnya jalur diplomasi melalui perundingan di kawasan Timur Tengah, termasuk upaya membangun kepercayaan terkait isu energi nuklir dan jaminan keamanan bersama.
Pemerintah Rusia menyatakan tetap siap berkontribusi dalam upaya penyelesaian konflik melalui pendekatan damai.
Ketegangan di kawasan meningkat seiring konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel yang memicu kekhawatiran akan meluasnya dampak terhadap stabilitas regional.
ANTARA









