BORNEONEWS, Penajam Paser Utara – Akses jalan tol menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) akan dibuka lebih awal pada Sabtu, 21 Maret 2026, guna mendukung kelancaran pelaksanaan salat Idulfitri 1447 Hijriah di Masjid Negara IKN.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Timur, Yudi Hardiana, mengatakan tol akan mulai dibuka pukul 04.30 Wita dan tetap beroperasi hingga pukul 18.00 Wita.
“Akses tol dibuka lebih awal untuk mendukung pelaksanaan salat Id di Masjid Negara IKN,” ujarnya, Jumat, 20 Maret 2026.
Secara umum, tol IKN difungsikan sementara untuk masyarakat pada periode 13–29 Maret 2026 dengan jam operasional pukul 06.00–18.00 Wita. Namun khusus pada 1 Syawal, jadwal dimajukan agar memudahkan masyarakat menuju lokasi ibadah.
Penyesuaian ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan sekaligus mendukung momen bersejarah, yakni pelaksanaan salat Idulfitri perdana di Masjid Negara IKN yang dijadwalkan mulai pukul 06.30 Wita.
Adapun ruas yang dibuka mencakup Tol Manggar–IKN serta Seksi 1B yang diberlakukan secara terbatas dan satu arah menuju kawasan IKN.
Akses menuju tol tersebut dapat ditempuh melalui kawasan Stadion Batakan di Kecamatan Balikpapan Timur dan Jalan Mukmin Faisal di Balikpapan Selatan.
Untuk menjamin keselamatan pengguna jalan, BPJN Kalimantan Timur menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, seperti penerangan jalan di titik strategis, patroli rutin, pengaturan lalu lintas, serta posko pengamanan.
Sementara itu, Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus juru bicara, Troy Pantouw, memastikan pelaksanaan salat Idulfitri di Masjid Negara terbuka untuk umum.
Pihak Otorita IKN juga menyiapkan kantong parkir bagi kendaraan jamaah, termasuk area parkir di sekitar masjid.
Selain itu, tersedia layanan bus mulai pukul 05.00 hingga 09.00 Wita untuk mengantar masyarakat ke lokasi. Fasilitas kendaraan listrik juga disiapkan khusus bagi lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas.
Sebelumnya, kawasan IKN juga menjadi lokasi pemantauan hilal pada Kamis, 19 Maret 2026, sebagai bagian dari penentuan awal Syawal 1447 Hijriah secara nasional.
ANTARA









