JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta – Kementerian Ekonomi Kreatif berkolaborasi dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan Mahakarya Pictures menghadirkan instalasi kreatif bertema Pelangi di Mars selama periode mudik dan libur Lebaran 2026.

Kolaborasi ini diwujudkan melalui desain livery kereta serta dekorasi stasiun yang terinspirasi dari film tersebut, guna memberikan pengalaman perjalanan yang lebih menarik bagi masyarakat.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, mengatakan sinergi ini menjadi langkah strategis untuk memperluas promosi film nasional sekaligus menghadirkan suasana mudik yang lebih berkesan.

“Kolaborasi ini membuka peluang bagi film Indonesia untuk lebih dikenal publik melalui medium transportasi. Momentum mudik pun menjadi lebih semarak dengan konsep yang kreatif dan dekat dengan masyarakat,” ujarnya, Jumat, 20 Maret 2026.

Ia menilai, kerja sama lintas sektor tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan industri kreatif nasional, khususnya dalam pengembangan kekayaan intelektual (IP) lokal.

Di sejumlah stasiun, area publik dihiasi instalasi visual yang menampilkan elemen khas film, seperti karakter robot dan desain latar yang membawa nuansa imajinatif.

Sementara itu, salah satu rangkaian Kereta Api Argo Dwipangga tampil dengan livery khusus bertema “Pelangi di Mars” yang dipenuhi warna cerah dan karakter utama film.

“Perjalanan mudik kini tidak hanya nyaman, tetapi juga menghadirkan pengalaman kreatif yang menyenangkan, terutama bagi anak-anak,” kata Irene.

Produser film “Pelangi di Mars”, Dendi Reynando, menyebutkan produksi film anak di Indonesia masih terbatas, sehingga kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat kehadiran karya lokal.

“Kami berharap film ini dapat menjadi bagian dari pengembangan IP lokal yang terus berkembang,” ujarnya.

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, menyambut positif kolaborasi tersebut sebagai upaya menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih berkesan sekaligus mendukung karya kreatif anak bangsa.

Menurutnya, kereta api sebagai ruang publik memiliki potensi besar untuk menghadirkan pengalaman baru bagi pelanggan melalui sentuhan kreatif.

Sebelumnya, kolaborasi serupa juga telah dilakukan pada Ramadan dan mudik Lebaran 2025, serta berlanjut pada libur sekolah dan momentum Natal dan Tahun Baru dengan menghadirkan berbagai karakter IP lokal.

Sinergi ini diharapkan terus berlanjut sebagai bentuk dukungan terhadap industri kreatif, khususnya perfilman Indonesia.

ANTARA