BORNEONEWS, Sampit – Pawai takbiran di Sampit tetap berlangsung semarak diikuti lebih dari 80 kendaraan hias meski diguyur hujan gerimis, Jumat malam, 20 Maret 2026.
Warga tampak memadati kawasan garis start di Jalan A Yani, tepatnya di depan Rumah Jabatan Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), untuk menyaksikan pawai kendaraan hias yang menjadi agenda tahunan tersebut.
Bupati Kotim, Halikinnor, memberikan apresiasi kepada seluruh peserta dan masyarakat yang tetap bersemangat mengikuti dan menyaksikan pawai takbiran meski dalam kondisi cuaca kurang bersahabat.
"Masyarakat luar biasa tetap antusias meski gerimis," ujarnya.
Pawai takbiran tahun ini diikuti lebih dari 80 kendaraan hias yang berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), majelis taklim, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
Kendaraan-kendaraan tersebut dihias dengan nuansa Islami dan lampu warna-warni, menambah kemeriahan suasana malam takbiran di Kota Sampit.
Menurut Halikinnor, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan umat Muslim.
"Harapan kita dari takbiran ini tentunya dapat meningkatkan ketakwaan, keimanan, kecintaan kita kepada Allah SWT," katanya.
Ia juga berharap masyarakat Kotim dapat merayakan Idulfitri dengan penuh kebahagiaan, serta menjaga suasana yang aman, damai, dan kondusif.
"Selamat merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, tahun 2026 Masehi," tandasnya. (DEWI PATMALASARI/j)









