BORNEONEWS, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, mengapresiasi peran strategis perguruan tinggi dalam mendukung percepatan pembangunan daerah, khususnya melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Salah satu apresiasi diberikan kepada Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR) yang dinilai berkontribusi dalam pengembangan SDM, baik dari sisi akademik maupun peningkatan soft skill mahasiswa.
“Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mencetak generasi yang unggul dan siap menghadapi tantangan pembangunan,” ujar Agustiar di Palangka Raya dalam rilis diterima pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Ia juga menyoroti pesatnya perkembangan infrastruktur UMPR yang dinilai mampu mendorong Palangka Raya menjadi kota pendidikan yang modern, kompetitif, dan sejajar dengan kota-kota besar di Indonesia.
“Dengan fasilitas pendidikan tinggi yang semakin baik, Palangka Raya semakin siap menjadi kota maju,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, gubernur turut menyinggung program strategis Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, yakni kuliah Diploma 1 (D1) bidang pertanian bagi 2.000 anak daerah pada 2026 melalui Akademi Komunitas Muhammadiyah Palangka Raya.
“Program ini menjadi langkah konkret untuk mencetak tenaga kerja muda yang siap terjun ke sektor pertanian, yang merupakan kekuatan utama daerah,” tegasnya.
Pernyataan tersebut disampaikan saat kunjungan silaturahmi Idul Fitri 1447 Hijriah ke kediaman Rektor UMPR. Kunjungan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, didampingi unsur Forkopimda dan sejumlah kepala perangkat daerah.
“Silaturahmi ini menjadi momentum mempererat kebersamaan sekaligus melihat langsung perkembangan Kampus II UMPR yang sangat membanggakan,” katanya.
Sementara itu, Rektor UMPR, Assoc. Prof. Dr. Muhamad Yusuf, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan pemerintah provinsi terhadap pengembangan pendidikan tinggi di daerah.
“Kehadiran gubernur menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan pendidikan yang modern dan berkualitas,” ujarnya.
Ia menegaskan, pihaknya siap bersinergi dalam menyukseskan program pembangunan daerah, termasuk program 2.000 mahasiswa D1 pertanian.
“Kami berkomitmen mendukung peningkatan kualitas SDM Kalimantan Tengah melalui berbagai program pendidikan,” tutup Yusuf.









