JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta – Direktur Utama Indonesian Basketball League (IBL), Junas Miradiarsyah, memaparkan perkembangan pesat ekosistem bola basket Indonesia dalam ajang EASL Asia Basketball Summit di Makau.

Dalam forum yang dihadiri berbagai pemangku kepentingan basket Asia, Junas menilai Indonesia tengah berada dalam fase pertumbuhan yang positif, baik dari sisi kompetisi maupun industri.

“Liga tidak hanya berkembang dari aspek pertandingan, tetapi juga industri seperti sponsorship, keterlibatan digital, hingga menjadi inspirasi bagi generasi muda,” ujarnya, sebagaimana rilis dikutip pada Minggu, 22 Maret 2026.

Ia menjelaskan, peningkatan kualitas kompetisi dan munculnya talenta nasional menjadi indikator penting kemajuan basket Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Selain itu, pertumbuhan basis penggemar serta penguatan kerja sama dengan sektor komersial turut mendorong liga menuju arah yang lebih profesional dan berkelanjutan.

Junas menegaskan, IBL memiliki visi jangka panjang untuk menjadi salah satu liga dengan perkembangan tercepat di kawasan Asia.

Menurutnya, konsistensi dalam pengelolaan liga serta peningkatan kualitas pemain lokal menjadi kunci utama untuk menjaga pertumbuhan industri basket nasional.

Dalam diskusi tersebut, turut hadir perwakilan liga basket Jepang yang berbagi pandangan mengenai pengelolaan kompetisi yang kompetitif. Kolaborasi antara IBL dan liga Jepang disebut telah terjalin dalam dua tahun terakhir sebagai bagian dari pengembangan ekosistem basket profesional.

Junas juga menekankan pentingnya pembangunan sistem pembinaan sejak usia dini atau grassroots sebagai fondasi utama kemajuan olahraga ini.

Ia menilai Indonesia memiliki potensi besar sebagai pasar basket, baik dari sisi pengembangan talenta maupun nilai ekonomi.

“Dengan jumlah penduduk besar, dukungan federasi, kolaborasi klub, serta peran berbagai pihak, masa depan basket Indonesia sangat menjanjikan,” pungkasnya.

ANTARA