BORNEONEWS, Jakarta – Menteri Kebudayaan Fadli Zon menilai tradisi silaturahmi saat Idulfitri menjadi momen penting untuk memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat yang beragam.
Menurut dia, interaksi yang hangat dan penuh kekeluargaan menjadikan Idulfitri tidak sekadar perayaan keagamaan, tetapi juga ruang mempererat hubungan sosial antarmasyarakat.
“Melalui interaksi yang hangat dan penuh kekeluargaan, Idulfitri tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga ruang untuk memperkuat harmoni sosial di tengah keberagaman,” ujarnya, Minggu, 22 Maret 2026.
Ia menambahkan, Idulfitri juga dimaknai sebagai momentum kembali kepada kesucian sekaligus mempererat silaturahmi dan meneguhkan semangat persaudaraan.
Fadli Zon menjelaskan, berbagai tradisi Idulfitri di daerah memiliki bentuk yang beragam, namun memiliki tujuan yang sama, yakni menjaga kebersamaan dan memperkuat persatuan.
Ia berharap perayaan Idulfitri tahun ini semakin memperkokoh nilai persatuan, kebersamaan, dan harmoni sosial di Indonesia.
Pada hari pertama Idulfitri, Fadli Zon juga menerima kunjungan masyarakat dan budayawan di kediamannya di Jakarta, sebelum menghadiri silaturahmi bersama Presiden Prabowo Subianto dan jajaran Kabinet Merah Putih di Istana Negara.
ANTARA









