JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta – Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kanada mengajak masyarakat Indonesia untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi dalam perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.

Ajakan tersebut disampaikan Duta Besar RI untuk Kanada Muhsin Syihab saat pelaksanaan Shalat Id di KBRI Ottawa, sebagaimana dikutip pada Minggu, 22 Maret 2026.

“Di hari kemenangan ini, saya ingin mengajak kita semua untuk memahami arti penting saling memaafkan antarsesama manusia,” ujarnya di hadapan jamaah.

Menurut dia, Idulfitri menjadi momentum penting untuk membersihkan diri dari kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak, sekaligus memperkuat persatuan antarumat.

Ia berharap semangat saling memaafkan dapat mempererat hubungan antarsesama dan menghadirkan keberkahan bagi semua.

Pelaksanaan Shalat Id di KBRI Ottawa dihadiri sekitar 300 warga dan diaspora Indonesia dari berbagai wilayah, termasuk Ottawa, Montreal, dan Brockville, Jumat, 20 Maret 2026.

Antusiasme jamaah tetap tinggi meski perayaan berlangsung dalam suhu dingin mencapai minus 7 derajat Celcius dengan curah salju cukup tebal.

Ibadah berlangsung khusyuk dan penuh kehangatan, mencerminkan kuatnya kebersamaan diaspora Indonesia di luar negeri.

Dalam khutbah, imam sekaligus khatib Amin Jalloh menekankan pentingnya tauhid sebagai inti ajaran serta mengajak umat untuk menjauhi perbuatan dosa sebagai refleksi di hari kemenangan.

Pada kesempatan itu, Deputy Chief of Mission KBRI Ottawa Lefianna Hartati Fernandinus juga memperkenalkan diri kepada masyarakat Indonesia di Kanada dan menyatakan komitmennya untuk meningkatkan pelayanan.

Sementara itu, Ketua pengajian Muslim Indonesia di Ottawa Bani Setijoso mengapresiasi KBRI yang telah memfasilitasi pelaksanaan Shalat Idulfitri tahun ini.

Kegiatan tersebut menjadi momen istimewa karena untuk pertama kalinya kembali digelar di KBRI Ottawa setelah hampir satu dekade, sekaligus memperkuat kebersamaan komunitas diaspora Indonesia di Kanada.

ANTARA