PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekretaris Eksekutif GAPKI Cabang Kalimantan Tengah, Rawing Rambang, menegaskan bahwa industri sawit di Kalimantan Tengah kini berkomitmen penuh pada inovasi hijau dan praktik ramah lingkungan.

"GAPKI Kalteng mendorong kolaborasi antara perusahaan dan pemerintah untuk memastikan keberlanjutan yang menyentuh aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi," kata Rawing Rambang pada Minggu, 22 Maret 2026.

Mantan Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalteng ini menyampaikan bahwa seluruh anggota GAPKI Kalteng telah mengadopsi prinsip-prinsip keberlanjutan dalam operasional mereka.

"Keberlanjutan bukan hanya soal produksi, tetapi juga perlindungan terhadap lingkungan hidup. Hal ini diwujudkan melalui penerapan standar ramah lingkungan di perkebunan sawit," katanya.

Ia menekankan pentingnya inovasi hijau dalam industri sawit. Inovasi ini mencakup penggunaan teknologi yang lebih efisien, pengelolaan limbah yang lebih baik, serta penerapan energi terbarukan di sektor perkebunan.

"Dengan langkah ini, industri sawit di Kalteng diharapkan mampu menekan emisi dan menjaga keseimbangan ekosistem," tuturnya lagi.

Rawing Rambang menilai bahwa keberhasilan industri sawit berkelanjutan hanya bisa dicapai melalui kolaborasi erat antara pemerintah dan pihak swasta.

GAPKI Kalteng berperan sebagai jembatan komunikasi sekaligus pelaksana program bersama yang menyentuh aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi masyarakat.

Selain aspek lingkungan, Rawing menekankan bahwa inovasi hijau juga harus memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar.

"Program pemberdayaan masyarakat, peningkatan kesejahteraan petani, serta dukungan terhadap swasembada pangan menjadi bagian dari strategi keberlanjutan yang dijalankan GAPKI Kalteng," tutur Dosen Universitas Kristen Palangka Raya ini lagi.

Rawing Rambang berharap komitmen ini dapat memperkuat citra industri sawit Kalteng sebagai sektor yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga pada keberlanjutan.

Ia menegaskan bahwa sawit ramah lingkungan adalah masa depan industri yang mampu bersaing secara global sekaligus menjaga kelestarian alam Kalimantan Tengah. (TESTI PRISCILLA/R)