JAKARTA –

BORNEONEWS, Doha - Iran kembali melanjutkan pasokan gas ke Irak sebanyak 5 juta meter kubik per hari setelah sempat terhenti akibat serangan terhadap infrastruktur gas, kata juru bicara Kementerian Kelistrikan Irak Ahmed Musa.

"Hari ini pasokan gas Iran ke Irak kembali dilanjutkan sebesar 5 juta meter kubik. Volume gas secara bertahap dipulihkan untuk memperkuat jaringan listrik nasional dan meningkatkan kapasitas operasional pembangkit listrik," kata Musa pada Sabtu (21/3/2026).

Ia menambahkan, pembangkit listrik di Irak terdampak penghentian sementara pasokan gas Iran, sehingga pemerintah mengambil langkah alternatif dengan memanfaatkan gas domestik dan mengalihkan sebagian pembangkit ke bahan bakar diesel.

Pada 28 Februari, AS dan Israel mulai menyerang sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan menewaskan warga sipil.

Iran kemudian meluncurkan serangan balasan ke wilayah Israel dan target militer AS di Timur Tengah.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti/ANTARA