PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pengelola Dana Perkebunan atau BPDP menerima kunjungan audiensi dari Sahabat Kelapa Indonesia atau SKI.

Pertemuan yang berlangsung di kantor BPDP ini difokuskan pada pembahasan penguatan program pengembangan perkebunan kelapa nasional, sebuah sektor yang dinilai strategis bagi perekonomian masyarakat Indonesia.

Audiensi tersebut diterima langsung oleh Kepala Divisi Penyaluran Dana Sektor Hulu Perkebunan Kelapa atau PDSHP Kelapa BPDP, Triana Meinarsih, bersama jajaran staf divisi terkait.

Dari pihak SKI hadir Ketua Sahabat Kelapa Indonesia, Mawardin M Simpala, beserta sejumlah perwakilan anggota yang selama ini aktif mendorong pengembangan komoditas kelapa di berbagai daerah.  

"Kami menyampaikan apresiasi atas kunjungan SKI sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung pengembangan kelapa nasional," kata Triana dalam rilisnya pada Minggu, 22 Maret 2026.

Ia menegaskan bahwa komoditas kelapa memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengingat sebagian besar perkebunan kelapa di Indonesia dikelola oleh pekebun rakyat.

Triana juga menekankan bahwa BPDP berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk organisasi masyarakat seperti SKI.

"Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas jangkauan program dan memastikan manfaat yang lebih besar bagi pekebun kelapa di seluruh Indonesia," tuturnya.

Sementara itu, Ketua SK, Mawardin M Simpala menyampaikan pandangan mengenai tantangan yang dihadapi pekebun kelapa, mulai dari akses pembiayaan, peningkatan produktivitas, hingga penguatan pasar.

"Kami berharap audiensi ini dapat membuka ruang kerja sama yang lebih konkret antara SKI dan BPDP dalam mendukung keberlanjutan perkebunan kelapa," tuturnya.

Audiensi ditutup dengan komitmen bersama untuk menindaklanjuti hasil diskusi melalui program-program nyata yang mendukung pengembangan perkebunan kelapa nasional.

Kedua pihak sepakat bahwa kelapa bukan hanya komoditas strategis, tetapi juga bagian dari identitas dan ketahanan ekonomi masyarakat Indonesia.(TESTI PRISCILLA/R)