BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Seorang pria berusia 33 tahun ditemukan meninggal dunia diduga akibat gantung diri di barak BBE Divisi 3 dan 4 Desa Sumber Mukti, Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) 20 Maret 2026 malam.
Kapolsek Kotawaringin Lama, Ipda Fritson, Senin, 23 Maret 2026 mengatakan peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 20.00 WIB setelah pihak keluarga merasa curiga karena korban tidak dapat dihubungi selama 2 hari.
“Pihak keluarga kemudian menghubungi rekan korban yang bekerja bersama untuk mengecek kondisi korban di barak,” jelas Kapolsek.
Kapolsek menjelaskan, sekitar pukul 21.00 WIB, saksi mendatangi barak korban dan berusaha memanggil, namun tidak mendapat respons. Karena curiga, saksi kemudian mengintip melalui ventilasi kamar.
“Saksi melihat korban sudah dalam kondisi tergantung di depan pintu kamar,” jelas Kapolsek.
Selanjutnya, menurut Kapolsek, saksi memanggil rekan lainnya dan warga sekitar untuk membantu memastikan kondisi korban dengan membuka jendela kamar.
“Setelah jendela dibuka, korban ditemukan tergantung menggunakan kabel yang dililitkan pada ventilasi udara di atas pintu kamar,” jelas Kapolsek.
Setelah memastikan kejadian tersebut, saksi segera melaporkan kepada pihak keamanan perusahaan PT Sungai Rangit dan Polsek Kotawaringin Lama.
Kapolsek menjelaskan, pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui motif dari kejadian tersebut.
“Untuk motif, masih dalam proses penyelidikan,” pungkasnya. (WAHYU KRIDA/j)









