PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah mencatat Jepang, India, dan Korea Selatan menjadi tiga negara tujuan utama ekspor daerah ini pada Januari 2026. Nilai ekspor ke Jepang tercatat sebesar US$82,82 juta atau berkontribusi 32,22 persen dari total ekspor.

Kepala BPS Kalteng, Agnes Widiastuti, menyampaikan bahwa posisi berikutnya ditempati India dengan nilai ekspor US$57,62 juta atau 22,41 persen, disusul Korea Selatan sebesar US$34,32 juta atau 13,35 persen.

"Ketiga negara tersebut masih mendominasi pangsa pasar ekspor Kalteng di awal tahun," kata Agnes pada Selasa, 24 Maret 2026.

Namun demikian, Agnes mengungkapkan bahwa jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, terjadi penurunan nilai ekspor ke sejumlah negara tujuan. Penurunan paling signifikan terjadi pada ekspor ke Korea Selatan yang merosot sebesar US$34,15 juta atau turun 49,88 persen.

Selain Korea Selatan, penurunan juga terjadi pada ekspor ke Philipina yang turun sebesar US$5,55 juta atau 49,69 persen, serta Tiongkok yang berkurang US$3,34 juta atau turun 12,70 persen.

“Penurunan ini menunjukkan adanya dinamika permintaan dari negara tujuan utama,” jelas Agnes.

Di sisi lain, terdapat peningkatan ekspor yang cukup signifikan ke Vietnam. Nilai ekspor ke negara tersebut naik sebesar US$11,59 juta atau melonjak hingga 982,20 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, jika dibandingkan dengan Desember 2025, total ekspor Kalimantan Tengah pada Januari 2026 mengalami penurunan sebesar US$130,72 juta atau turun 33,71 persen. Penurunan ini dipicu oleh berkurangnya nilai ekspor ke sejumlah negara tujuan utama seperti Jepang yang turun US$64,37 juta dan India yang menurun US$31,97 juta. (TESTI PRISCILLA/j)