BORNEONEWS, Sampit - Pantai Ujung Pandaran di Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, masih menjadi tujuan utama wisatawan selama libur Idul Fitri 1447 Hijriah.
Sejak awal masa libur Lebaran, kawasan pantai ini dipadati pengunjung yang datang untuk berlibur bersama keluarga. Bahkan, jumlah wisatawan diperkirakan mencapai ribuan orang setiap harinya.
“Pantai Ujung Pandaran masih jadi pilihan utama saat Lebaran. Kami biasanya menginap karena anak-anak juga masih libur sekolah,” kata Adit, salah seorang pengunjung, Selasa, 24 Maret 2026.
Wisatawan yang datang tidak hanya berasal dari Kotawaringin Timur, tetapi juga dari daerah lain seperti Seruyan, Kotawaringin Barat, Katingan, hingga Palangka Raya.
Selain keindahan pantainya yang menghadap Laut Jawa, keberadaan berbagai penginapan menjadi daya tarik tersendiri. Tersedia belasan penginapan dengan tarif bervariasi, mulai dari Rp100 ribu hingga lebih dari Rp1 juta per malam, tergantung fasilitas yang dipilih.
Bagi pengunjung yang ingin berhemat, tersedia pula area untuk mendirikan tenda secara mandiri.
“Untuk masuk ke kawasan pantai yang dikelola swasta, tarifnya sekitar Rp20 ribu sampai Rp30 ribu per mobil. Kalau kamar tinggal menyesuaikan dengan anggaran,” ujar Ria, pengunjung lainnya.
Selain wisata alam, Pantai Ujung Pandaran juga memiliki daya tarik religi berupa makam ulama Syekh Abu Hamid yang kerap dikunjungi peziarah.
Di sekitar kawasan tersebut, pengunjung juga dapat menemukan objek wisata air terjun unik dengan warna air kemerahan akibat tanah gambut, yang dikenal sebagai Air Terjun Merah.
Diperkirakan, lonjakan wisatawan akan terus terjadi hingga akhir masa libur Lebaran.
Untuk mendukung kenyamanan dan keamanan, Polres Kotawaringin Timur bersama pemerintah daerah dan instansi terkait telah mendirikan pos pelayanan di kawasan wisata tersebut.
Pos tersebut berfungsi untuk menjaga keamanan, mengatur arus lalu lintas, serta menyediakan layanan kesehatan bagi pengunjung.
Sementara itu, Wakil Bupati Kotawaringin Timur Irawati sebelumnya telah meninjau langsung lokasi wisata tersebut. Ia mengingatkan pengelola penginapan agar meningkatkan keamanan serta menjaga kebersihan lingkungan demi kenyamanan wisatawan.









