JAKARTA –

BORNEONEWS, Bogor - Kebun Raya Bogor mencatat lonjakan jumlah pengunjung hingga lebih dari 40 persen selama libur Lebaran 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Peningkatan ini terjadi hingga H+3 Lebaran, dengan rata-rata kunjungan mencapai sekitar 10 ribu orang per hari. Tingginya angka tersebut menunjukkan minat masyarakat yang menjadikan destinasi ini sebagai alternatif wisata tanpa harus mudik.

Senior Manajer Operasional PT Mitra Natura Raya, Afandika Akbar Utama, mengatakan tren kenaikan pengunjung diperkirakan masih akan berlanjut hingga akhir masa libur.

“Kami menargetkan total 100 ribu pengunjung selama periode Lebaran, dengan rata-rata 10 ribu orang per hari,” ujarnya, Senin, 23 Maret 2026.

Lonjakan kunjungan ini turut didorong oleh program tematik bertajuk “Poelang Kampeong” yang digelar pada 21–29 Maret 2026 di kawasan Taman Reindwart.

Program tersebut menghadirkan nuansa kampung halaman bagi masyarakat yang tidak pulang ke daerah asal, dengan mengusung konsep tradisi dan kebersamaan khas Lebaran.

Pengunjung dapat menikmati berbagai aktivitas yang terbagi dalam empat zona utama, yakni Kampung Rasa, Kampung Budaya, Kampung Kumpul, dan Kampung Bermain.

Di Kampung Rasa, tersedia beragam kuliner Nusantara dari pelaku UMKM, seperti mie kocok, pempek, gudeg, hingga papeda. Sementara Kampung Budaya menyuguhkan pertunjukan seni tradisional, mulai dari tari Jaipong, Reog Ponorogo, tanjidor hingga ondel-ondel.

Adapun Kampung Kumpul menjadi ruang santai bagi keluarga untuk berpiknik, sedangkan Kampung Bermain menghadirkan permainan tradisional seperti egrang, bakiak, dan engklek yang memberi nuansa nostalgia.

Program ini diharapkan mampu menghadirkan pengalaman Lebaran yang hangat dan berkesan bagi masyarakat yang merayakan hari raya tanpa mudik.

ANTARA