BORNEONEWS, Moskow - Pemerintah Vietnam resmi menggandeng Rusia untuk membangun pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) pertama sebagai bagian dari penguatan sektor energi nasional.
Kesepakatan kerja sama antar-pemerintah tersebut ditandatangani di Moskow pada Senin, 23 Maret 2026, usai pertemuan antara Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin dan Perdana Menteri Vietnam Pham Minh Chinh.
Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Rosatom Alexey Likhachev bersama Kepala Kantor Pemerintah Vietnam Tran Van Son.
Dalam pertemuan tersebut, Mishustin menilai proyek PLTN ini akan menjadi pendorong utama kerja sama kedua negara, terutama di sektor teknologi tinggi hingga riset terapan.
Selain sektor energi nuklir, Rusia juga mendorong kolaborasi lebih luas dengan Vietnam, termasuk pengembangan proyek minyak dan gas serta peningkatan perdagangan bilateral.
Kerja sama ini dinilai sebagai langkah strategis Vietnam dalam memenuhi kebutuhan energi jangka panjang sekaligus memperkuat hubungan ekonomi dengan Rusia.
Pembangunan PLTN pertama ini juga menjadi tonggak penting bagi Vietnam dalam diversifikasi sumber energi, khususnya menuju pemanfaatan energi bersih dan berkelanjutan.
ANTARA









